Press Release: Oklahoma Super Dance Heroes

It's Ironic, Glamours Sense of Tragic Story

OSDH

Akhirnya penantian berbulan-bulan untuk mencapai hasil yang maksimal terealisasikan juga. Mini album dari salah satu band lokal asal Kota Serang yang sempat rilisannya terhambat akibat berbagai hal.

Oklahoma Super Dance Heroes merupakan band metalcore yang memadukan unsur electro music, hip-hop dan juga southern rock. Beberapa personil band ini merupakan musisi underground senior di Kota Serang, tapi mereka ingin membuat sesuatu yang unik dan terdengar 'anak muda', jadi mereka membentuk Oklahoma Super Dance Heroes. Mini album pertama mereka diberi nama "It's Ironic, Glamours Sense of Tragic Story", berisikan 8 tracks yang cukup untuk mewarnai pendengaran kalian!!!

Love,
Attack City Records

Oklahoma Super Dance Heroes
"It's Ironic, Glamours Sense of Tragic Story"


Tracklist:
1. Death by Angkot Sound System
2. Give Us Your Middlefinger for OSDH
3. Heart Attack
4. Ballad From Hell
5. Nightwish
6. Party Girl pt. 1
7. God Can't Answer
8. Party Girl pt. 2

Sample:
God Can't Answer - http://www.mediafire.com/?m0mggjn83edbd90
Party Girl pt. II - http://www.mediafire.com/?6cwrzyafpsob5lt

Contact Person:
Jean Martin - 081809281089

Connect:
http://www.facebook.com/pages/oklahoma-super-dance-heroes/116631645032284
http://twitter.com/osdhofficial

[phat/ACR/rhwz]

Press Release: The Safari - Demi Eksistensi (B-side)




Sebelum The Safari mengalami masa vakum telah tercipta 7 lagu yang direkam di studio Nine Bogor. Karena kesibukan masing-masing personil, The Safari memutuskan untuk berhenti dari industri musik, dalam arti tidak aktif di dunia panggung dan proses kreatif. Namun 7 lagu yang tercipta tetap mengendap menjadi sekadar file. Namun gairah para personil untuk kembali aktif akhirnya tidak tertahan lagi. Akhirnya setelah satu tahun lebih vakum total the Safari berniat untuk kembali berkarya di dunia musik, dan atas bantuan Hujan! Rekords, 7 lagu yang tadinya terbengkalai diputuskan akan dirilis secara online. Untuk mengobati “mungkin” rasa rindu para pendengar the Safari kumpulan bootleg ini dirangkum dengan titel “Demi Eksistensi” yang juga merupakan salah satu judul lagu di dalamnya. Proses penciptaan lagu ini terjadi sekitar tahun awal tahun 2009. Bila ditarik benang merah dari tema lagu-lagunya tetap senada, yaitu sikap apatis terhadap isu sosial yang terjadi. Seperti lagu “Terpapar di Layar” menggambarkan bobroknya media dan pengaruhnya ke lingkungan. “Desperate Houseband” adalah bentuk apatisme terhadap fan base yang sudah dikelabui industri musik. “Pesta Sebelum Kiamat” adalah sebuah pernyataan bahwa kita harus siap menghadapi kehancuran, baik itu berupa bencana kecil atau besar, pasti ada sebab dan akibatnya. Dan tentunya tidak lupa lagu “Demi Eksistensi” yang menyindir keberadaan orang yang mengikuti tren untuk sekadar eksis. Dengan rilisan kumpulan B-side ini juga menjadi semacam pernyataan bahwa The Safari telah kembali dan siap meramaikan lagi dunia musik. –Edo Wallad (The Safari)

Cat: Hujan014
Artist: The Safari
Title: Demi Eksistensi
Type: B-side
Published by Hujan! Rekords, 23 Januari 2011.

Track List:
1. Terserah
2. Terpapar Di Layar
3. Sputnik Sweetheart
4. On
5. Demi Exsistensi
6. Desperate Houseband
7. Pesta Sebelum Kiamat

Link Unduh:
htpp://bit.ly/hujan014
http://hujanrekords.wordpress.com/2011/01/23/hujan014-the-safari-demi-eksistensi-b-side/

Contact:
the_safari@yahoo.com
http://www.facebook.com/thesafari
http://www.twitter.com/thesafari
+62 856 944 1251 (Hendrik)

[Hujan!_Rekords/rhwz]

Press Release :: GRUNGOUSTIC_Bekasi Poster Reunion

Bekasi, 02 Januari 2011. Setelah sekian lama tak terdengar gerungnya, Bekasi Poster kembali menggelar sebuah event reunian bertajuk ‘GRUNGOUSTIC’. Pertunjukan musik grunge yang dikemas dengan konsep akustik ini digelar di Aula seni GOR Bekasi, tepat pada hari pertama tahun 2011 kemarin. Lebih dari 20 band, yang mayoritas bermarkas di Bekasi, secara bergantian menggerung, seolah ingin mengubur pandangan telah matinya komunitas ini.

Artistik panggung acara ini ditata dengan apik dan unik. Terlihat sebuah tempat tidur, poster-poster band asal Seattle, dan perangkat komputer serta mejanya, dipadu dengan teknik lighting minimalis yang mengkonstruksi nuansa kamar di atas panggung tersebut. Tak hanya itu, semua yang hadir serempak menggunakan kemeja flanel sebagai dresscode.





Berry Poster, yang berada di balik ide acara, mengatakan bahwa tujuan reuni ini bukan sekedar ajang ngumpul. “Gue berharap event ini bisa jadi langkah awal bagi kebangkitan Bekasi Poster sebagai media bagi teman-teman pecinta musik Grunge untuk menyalurkan kreativitas tanpa adanya intervensi.” Demikian dia menjelaskan. Saat ditanya mengenai konsep acara, ia menjawab dengan kelakarnya. “Gw menyebut ini memuntahkan kekonyolan.” “Gw pikir akan menarik kalau kita coba mengejawantahkan ide-ide konyol kita menjadi hal positif,” tambahnya.




Di antara sederet nama band grunge local Bekasi, Daliy Feedback merupakan satu-satunya band Jakarta yang turut tampil malam itu. Kehadirannya di atas panggung langsung disambut riuh tepuk tangan massa grunge Bekasi. Tanpa komando, mereka ber-sing along saat Daily Feedback memainkan track “Konsentrasi Palsu”.

Kejutan Grungoustic terus terjadi. Pearjeans, salah satu dedengkot band grunge Bekasi, tampil dengan kenyelenehannya. Saat petikan gitar intro, seluruh penonton mengernyitkan dahi dan tak satupun dari mereka menduga lagu apa yang akan dibawakan band ini. Ya, mereka memainkan track “Territorial Pissings” dan “Negative Creep” milik Nirvana dengan versi yang sama sekali berbeda dengan aslinya. Oki, penggebuk drum Pearjeans, hanya merespon dengan tawa ketika ditanya apakah tidak takut Kurt Cobain akan bangkit dari kubur mendengar lagunya diaransemen seperti itu.








Meski sempat ada aksi moshing, Grungoustic terus melaju dengan aman. Gayung dan Nana yang bertindak sebagai MC mampu menambah kehangatan acara reunian anak-anak Bekasi Poster ini. Saat ditemui di belakang panggung, Gayung yang notabene salah satu pentolan komunitas Grunge Blok-M, mengaku salut dengan kebersamaan yang ditunjukan anak-anak grunge Bekasi. “Bahkan gw melihat ada komunitas lainnya disini. Diantaranya komunitas anak punk -seperti para personel United Smoker dan Garputala-, Metal, Hard Core, sampai Britpop turut hadir dalam acara ini”. “Mudah-mudahan ini bisa jadi contoh bagi temen-temen di seluruh daerah di Indonesia untuk mengedepankan sikap saling menghargai di antara komunitas,” pungkasnya.


Tepat jam 12 malam, Grungoustic ditutup oleh penampilan Coburn yang membawakan beberapa hits dari Silver Chair dan Nirvana. Satu kata untuk acara ini, “warm”

[fs/bp/rhwz]

Bekasi Poster
For further information:
Bekasi_poster@yahoo.co.id
Berry Poster
081288981494
kubandel@yahoo.co.id



Bekasi Poster merupakan suatu komunitas pecinta musik Grunge di Bekasi yang telah ada sejak tahun 1997. Berawal dari kesamaan hobi pada musik yang diusung band-band dari kota Seattle, Amerika Serikat, komunitas ini tumbuh dengan semangat independen. Banyak acara musik grunge yang pernah digelar komunitas ini, baik di Bekasi maupun di luar kota, seperti Jakarta dan Bandung.


Text: Berry Poster
Photo source: dafi rinadi

Iron Maiden Bawa Boeing 757 dan 25 Ton Perlengkapan



Iron Maiden akan habis-habisan saat menggelar konser di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta Utara pada 17 Februari 2011 mendatang. Selain datang dengan personel lengkap, Iron Maiden juga akan membawa pesawat terbang Boeing 757, kru dan perlengkapan manggung dengan bobot total mencapai 25 ton.

"Yah mereka memang bawa pesawat sendiri dan alat sendiri. Yang set panggung juga kru dari mereka. Bener-bener profesional," jelas Tommy Pratama, bos promotor Original Production ketika berbincang dengan Yahoo! Indonesia di mall Sudirman City Walk belum lama ini.

Sang Vokalis Bruce Dickinson juga akan menjadi pilot pesawat Ed Force One, pesawat yang ditumpangi personel dan kru Iron Maiden setiap menggelar konser. Bruce memang telah memiliki sertifikat pilot sejak tahun 1980-an. Semenjak itu setiap kali Iron Maiden tur dengan pesawat terbang, Bruce-lah yang berada di kokpit.

Band dengan personel Bruce Dickinson (vokal), Steve Harris (bass), Nicko McBrain (drum), Adrian Smith, Dave Murray dan Janick Gers (gitar) menggelar konser di Ancol dan Bali (20 Februari 2011) dalam rangka tur dunia The Final Frontier 2011.

Iron Maiden menurut jadwal akan tiba di Bandara Halim Perdanakusumah pada 16 Februari 2011. Mereka langsung menata panggung dan melakukan check sound setibanya di Ancol.
[iron_maiden_wire]
Iron Maiden (Wire Image)


Selain Indonesia, Iron Maiden juga akan menggelar konser antara lain di Australia, Inggris, Rusia dan Jepang. Khusus kawasan Asia Tenggara, band dengan aliran heavy metal itu hanya singgah di Jakarta, Bali dan Singapura. Tak heran beberapa warga negara asing rela memburu tiket konsernya di Indonesia.

“Satu bulan sebelum konser berlangsung, tiket yang sudah laku terjual mencapai 60 persen dari alokasi 50 ribu lembar”



"Pembeli tiket banyak yang dari Australia, Brazil dan Malaysia. Terutama Malaysia, karena Iron Maiden nggak main di sana," imbuh Tommy.

Bahkan satu bulan sebelum konser berlangsung, tiket yang sudah laku terjual mencapai 60 persen dari alokasi 50 ribu lembar.

"Sekitar 25 sampai 30 ribuan tiket sudah terjual. Kita juga kaget," ujarnya.



Menurut Tommy, Iron Maiden memang menyadari kalau fans mereka di Indonesia sangat besar. Tercatat ada lebih dari 25 ribu orang yang menggemari band cadas tersebut.

Saat manggung nanti Iron Maiden akan membawakan 17 hingga 19 lagu dalam durasi 2 jam pertunjukkan.

Untuk persiapan teknis, pihak Original Production sudah menyiapkan dukungan sound system hingga 350 ribu watt dan lampu efek mencapai 500 ribu watt. Pengamanan juga akan disiapkan tiga lapis. Di luar kawasan Ancol, di dalam Ancol dan di ring 1 atau zona konser.

Soal pemindahan lokasi konser dari Stadion Utama Gelora Bung Karno ke Pantai Karnaval Ancol, Tommy mengaku kalau penggemar Iron Maiden tidak keberatan.

"Banyak yang bilang biar Iron Maiden manggung di hutan tetap kami kejar," urainya sembari tertawa.

Original Production menjual tiket konser Iron Maiden dengan rincian: Festival A seharga Rp 750 ribu, Festival B Rp 550 ribu dan Festival C Rp 350 ribu.

[pc/yh/rhwz]

source

Eksotika Indonesia dan Hujan Konser tahun 2011

"Sepanjang tahun ini, sepertinya para penggemar musik di Indonesia, khususnya penikmat konser, kembali akan dimanjakan"




Lihatlah. Mulai dari awal hingga mendekati pertengahan tahun ini saja, sudah lumayan banyak artis musik mancanegara yang dijadwalkan manggung di sini. Siapa saja? Saya mencoba merangkumnya berdasarkan jadwal penampilan mereka di sini mulai Januari sampai Mei 2011.

1. Secondhand Serenade: 8 Januari 2011 (Sabuga, Bandung), 9 Januari 2011 (Gramedia Expo, Surabaya).
Setelah manggung di Jakarta pada 2009 lalu, sekarang giliran Bandung dan Surabaya disinggahi band yang dimotori John Vesely ini. Harga tiket di dua kota ditetapkan sama oleh Nada Promotama, promotornya. Yaitu, 250 ribu rupiah.

2. N.E.R.D: 10 Januari 2011 (Istora Senayan, Jakarta).
Suka musik hip hop? Konser N.E.R.D (No-one Ever Really Dies) yang diadakan oleh Blade Indonesia ini bisa jadi pilihan di awal tahun. RAN dan S.O.B dijadwalkan jadi pembuka konser dari kelompok yang terdiri dari Pharrell Williams, Chad Hugo, dan Shay Haley itu. Tiketnya dijual seharga 475 – 575 ribu rupiah (harga normal).

3. Four Year Strong dan Set Your Goals: 19 Januari 2011 (Tennis Indoor Senayan, Jakarta).
Bagi yang doyan dengan musik kombinasi antara punk dan hardcore, silakan bersiap menonton konser dua band asal Amerika yang didatangkan oleh Java Musikindo ini. Tiket masuknya berkisar 350 – 400 ribu rupiah.
“Promotor Marygops Studios sudah memastikan akan mendatangkan Justin Bieber pada bulan April mendatang.”


4. NE-YO: 22 Januari 2011 (Istora Senayan, Jakarta).
Asal tahu saja, rencananya Maliq & D'Essentials, Ello, dan Soul Vibe akan menjadi pembuka konser penyanyi Amerika bernama asli Shaffer Chimere Smith Jr ini. Oleh SentraLive!, promotornya, tiketnya dijual mulai Rp 700.000,- hingga Rp 1.250.000,-

5. Rick Price: 7 Februari 2011 (Balai Sarbini, Jakarta)
Ada yang masih ingat dengan penyanyi asal Australia yang dulu sempat ngetop di Indonesia pada era 90an dengan tembang macam Heaven Knows dan If You Were My Baby ini? Asal tidak keberatan dengan harga tiketnya yang mulai dari 500 ribu rupiah, mari bernostalgia dengan kedatangan Rick Price kali ini.

6. Deftones: 8 Februari 2011 (Tennis Indoor Senayan, Jakarta)
Untuk menyaksikan aksi panggung band rock yang dibentuk pada 1988 ini, pihak promotor (Java Musikindo) menjual tiketnya seharga 450 – 500 ribu rupiah (harga normal). Oh ya, tahun lalu album Diamond Eyes (2010) dinobatkan sebagai “Rock Album of the Year” oleh iTunes Store.

7. Iron Maiden: 17 Februari 2011 (Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta), 20 Februari 2011 (Garuda Wisnu Kencana, Bali).
Iron Maiden akhirnya mau juga menggelar konser di Indonesia dalam rangkaian Frontier World Tour 2011. Bahkan di dua lokasi sekaligus, Jakarta dan Bali. Oleh promotor Original Production yang berhasil memikat grup musik heavy metal legendaris asal Inggris itu, tiketnya dijual dengan harga bervariasi. Untuk konser di Jakarta, dimulai dari harga 250 ribu rupiah. Sedangkan yang di Bali, sebelum 1 Februari 2011, bisa dibeli seharga 350 – 550 ribu rupiah.

8. Bring Me The Horizon: 19 Februari 2011 (Tennis Indoor Senayan, Jakarta).
Suka dengan grup musik metalcore asal Inggris ini? Tiketnya bisa didapatkan dengan harga Rp 325.000,- (tribun) dan Rp 375.000,- (festival).

9. We The Kings, Never Shout Never, dan I See Stars: 22 Februari 2011; New Found Glory dan The Starting Line: 23 Februari 2011 (Tennis Indoor Senayan, Jakarta).
Untuk menyaksikan penampilan sederet penampil utama acara musik tahunan Jakarta Jam! ’11 yang digelar Java Musikindo selama dua hari ini, penonton bisa membeli tiketnya seharga 325 – 375 ribu rupiah per hari.

10. Santana, Fourplay, Corinne Bailey Rae, dan Acoustic Alchemy: 4 Maret 2011; Santana dan George Benson: 5 Maret 2011; George Benson, Fourplay, Kenny Loggins: 6 Maret 2011 (JIExpo Kemayoran, Jakarta).
Nama-nama di atas itu hanyalah sejumlah artis musik kondang yang akan tampil di Jakarta International Java Jazz Festival 2011 yang akan berlangsung selama tiga hari, 4 – 6 Maret 2011. Masih ada puluhan nama lainnya, bahkan ratusan jika termasuk musisi dari Indonesia sendiri. Sempat ada kabar bahwa David Foster juga akan hadir di festival jazz tahunan bikinan Java Festival Production itu dengan mengajak Phillip Bailey, salah seorang anggota Earth, Wind & Fire. Semoga kabar tersebut jadi kenyataan.

11. Stone Temple Pilots: 13 Maret 2011 (Carnaval Beach Ancol, Jakarta).
Sebagai salah satu grup musik rock yang paling ditunggu kehadirannya di Indonesia selama ini, akhirnya Stone Temple Pilots bisa dipastikan datang juga lewat promotor Java Musikindo. Silakan buru tiketnya dengan harga presale yang dipatok di bawah 500 ribu rupiah atau harus membelinya pada harga normal Rp 600.000,-

12. Jimmy Eat World: 3 April 2011 (Tennis Indoor Senayan, Jakarta).
Untuk tiket pertunjukan grup musik rock asal Arizona, Amerika ini, pihak promotor Java Musikindo menetapkan di kisaran 400 – 450 ribu (harga normal).

13. Justin Bieber: 23 April 2011 (Sentul International Convention Center, Bogor).
Sepertinya masih banyak yang ragu Justin Bieber akan menggelar konser di Indonesia pada tahun 2011 ini, tapi promotor Marygops Studios sudah memastikan akan mendatangkannya pada bulan April mendatang. Melihat banyaknya penggemar Justin Bieber di sini, asalkan harganya tidak terlalu tinggi, tiketnya bisa dipastikan bakal laris manis. Apalagi untuk turnya di kawasan Asia dan sekitarnya kali ini, Jakarta menjadi tujuan pertama baru kemudian Australia, Filipina, dan Singapura. Tapi hingga tulisan ini selesai dikerjakan, harga tiket belum diumumkan oleh pihak promotor. Katanya sih pengumumannya akan dilakukan pada Januari ini. Bersiaplah.

14. Maroon 5: 27 April 2011 (Istora Senayan, Jakarta).
Ini mungkin terbilang konser musik mancanegara paling fenomenal di Indonesia untuk tahun 2011. Pasalnya, tiket yang normalnya seharga 600 – 800 ribu rupiah sudah langsung habis terjual (sold out) dalam waktu 10 jam sejak loket penjualan tiketnya dibuka pada awal Desember 2010 lalu. Bagi mereka yang kehabisan tiket untuk menonton aksi Adam Levine dan rekannya, sepertinya hanya bisa berharap dari kuis berhadiah yang secara berkala diadakan pihak promotor Java Musikindo lewat akun Twitter mereka. Berniat beli di calo? Berhati-hatilah!

15. A Rocket to the Moon, Hey Monday, dan The Downtown Fiction: 14 Mei 2011 (Tennis Indoor Senayan, Jakarta).
Hingga kini, Java Musikindo sebagai promotor belum memberi informasi soal harga tiketnya.

[fs/rhwz]

source
text: Benny Chandra
Pic: ErhaWebzine

Event :: GRUNGOUSTIC-BEKASI POSTER REUNION

[Flyer]


01 Januari 2011
@ Aula Seni, GOR, BEKASI
Start: 03.00 PM

Its Free!!

Dresscode: Flanel+ Jeans

Featuring:
Daily Feedback
Hippies On Seattle
Pearjeans
Coburn
Suck Me
Dust
De@tlant
Baby Come
Solasi
Rapido Sound
Instalasi
Ulkus Banal
Second Vandalism
Recognize me
Milkshake
A.T.A.S.G
Sleting Dol
Djati seattle
Narcosis
The Prophet
Hoquaim
Lithium CD
Cint Corupt
Mind The Kill
CofeeMart

MC: Gayung & Nana

::More Info::

Event on Facebook_
http://www.facebook.com/event.php?eid=134263156634011

Twitter_
@Bekasiposter



[Flyer]

[phat/rhwz]

Review :: AD ASTRA PER ASPERA | PEE WEE GASKINS

Mungkin banyak yang bertanya mengapa judul album yang dipilih adalah “AD ASTRA PER ASPERA” oleh 5 pemuda yang selalu membuat wanita wanita muda histeris berteriak disetiap penampilan mereka ini. Sesuai dengan arti dari kata Ad Astra Per Aspera yang artinya “Sampai ke bintang dengan jerih payah” Dochi coba menjelaskan dari akun twitternya secara garis besar bahwa “hasil” yang mereka dapatkan sekarang melalui proses jerih payah yang tidak semudah yang orang orang lihat. Yep, saya sendiri setuju dengan statement tersebut, karena mayoritas orang hanya melihat ketika semua sudah sampai pada proses akhir tanpa melihat bagaimana prosesnya agar dapat mencapai hasil tersebut.

Dari segi musikalitas terlihat sekali kedewasaan para personil Pee Wee Gaskins, terbukti dari semua track yang suguhkan sangat jauh berbeda dari album mereka sebelumnya. Hal yang tampak menonjol pada album ini adalah tidak terlalu dominannya sound synthesizer yang pada album sebelumnya bisa membuat kepala pusing mendengarnya. Beberapa musisi lokalpun ikut serta dalam album ini, Ucay Rocket Rockers yang menyumbangkan lagu “Dan Waktupun Menjawab” dan Heru Shaggydog yang berkolaborasi pada lagu “Aku Bukan Musuhmu”. 8 lagu berlirik Indonesia pada album ini membuat Pee Wee Gaskins terlihat lebih nasionalis, entah karena ingin meraup target pendengar local lebih banyak atau apapun tujuannya, yang jelas Album Pee Wee Gaskins bertajuk Ad Astra Per Aspera ini merupakan salah satu album band indie terbaik di penutup tahun 2010 ini.

[gem/rhwz]

Hey! Papercraft itu bukan Origami!!

papercraft? Ya, pertama kali saya menemukan ini di internet beberapa waktu yang lalu. Sempat menarik perhatian saya, karena hasilnya yang unik-unik dan medianya yang mudah didapatkan. Ya, kertas!
Lho? Kertas? Lantas apa bedanya dengan origami? Oh ternyata beda kawan. Papercraft dan origami memiliki perbedaan pada pengerjaannya. Papercraft dalam proses pengerjaannya punya tahap seperti “gunting kertasnya”, “lem kertasnya”, “tempel bagian tersebut dengan lem”, dan lain lain. Sementara origami hanya melibatkan “lipat kertasnya”

[image]

Tahapan “gunting kertasnya”, “lem bagian itu”, dan “tempel bagian itu” udah bisa diliat kalo peralatan yang dibutuhin cukup alat pemotong kayak gunting, cutter, dan lem.

Pertama kali saya mengetahui kerajinan tangan seperti ini lewat internet, namun baru melihatnya secara langsung di salah satu booth di urbanfest 2010. Entah apa nama boothnya saya lupa karena perhatian saya terpusat pada karya karya papercraft yang ditampilkan. Mulai dari yang berbentuk robot gundam, mobil, pesawat, bahkan ada yang menyerupai efek gitar. Lalu saya diperlihatkan catalog beberapa papercraft yang tersedia untuk di print di booth tersebut. Membuat saya berdecak kagum seolah tidak percaya kalau itu semua terbuat dari kertas. Si penjaga booth itu pun kemudian menerangkan cara pembuatannya. Seketika itu saya langsung berpikir “nanti gue cari di google beginian”

Rasa penasaran saya makin besar tatkala sampai di rumah. Saya langsung membuka laptop saya, menghubungkan ke jaringan internet, membuka google, dan voila! Saya menemukan beberapa rancangan untuk membuat berbagai bentuk.

[image]

Terlintas di benak saya “gimana ya papercraft ini awal awalnya?”. Dan saya mengurungkan niat saya untuk langsung membuat satu papercraft. Niat itu saya ganti dari “bagaimana membuat satu papercraft” menjadi “apa sih papercraft itu? Gimana sejarahnya?”. Sekali lagi terimakasih kepada google, saya menemukan halaman Wikipedia yang menjelaskan tentang papercraft. Kalo kata Wikipedia ya, papercraft itu awalnya dari model model kartu cetak yang cukup umum di majalah pada abad 20. Waktu itu jamannya perang dunia dan kertas itu salah satu barang yang penggunaan dan produksinya gak terlalu ketat aturannya. Kemudian, bisa kita bilang “berevolusi” ke Micromodels yang di desain di inggris pada tahun 1941. Micromodels ini popular banget sama model model papercraftnya. Mulai dari arsitektur, kapal, pesawat, dan lain lain. Tapi lambat laun seiring perkembangan jaman, model-kit dari plastik jadi lebih diminati daripada model-kit yang dari kertas. Mungkin karena bahan dari plastic itu kokoh dan tinggal pasang kali ya? Beda dengan model-kit dari kertas yang harus gunting sana, gunting sini, lem, lipet, dan segala macemnya.

[image]


Nah kalo sekarang sih kita gak perlu cari di majalah. Lagipula majalah juga gak nyediain hahaha. Kembali ke niatan awal dengan membuat satu model papercraft. Rancangan-rancangan bertebaran di internet sejagat ini. Cukup dengan ketik keyword di google “papercraft design” dan lo bisa dapet banyak rancangan rancangan dengan berbagai tipe. Selamat mencoba.

Oh iya ini beberapa video yang saya temukan di youtube. Mungkin para readers bisa melihat sekilas dari indahnya papercraft./chen






[ch/fs/rhwz]

90% OFF :: Press Release

[image]



90% OFF (Ninety Percent Off) adalah sebuah grup band berliran Experimetal dari SSemarang. Berawal dari ide gila seorang mahasiswa yang penasaran yang ingin melakukan banyak eksplorasi dan eksperimen, terbentuklah 90% OFF.

90% OFF beranggotakan 5 orang personil, yaitu:

Eddo : Gitar Shredder
Girez : Drum, Engineer
Avra : Vox & Dance
Buboo : Low Section Resolution & Growl
Adi : Efek Papan Kunci & Synthesizer

Tidak ada arti khusus dalam nama mereka. ““Well, mungkin gara‐gara sering ngliat cewek di pusat perbelanjaan yang langsung jelalatan begitu ada tulisan diskon. Baru liat tulisan 20% OFF aja udah bikin cewek‐cewek pada pengen belanja, gimana kalo diskonnya 90% OFF? Pasti langsung diburu, hwehhehe”,

kata Girez. “Biar banyak dicari orang, hohoho”, timpal Avra yang paling demen belanja.

Musik yang mereka tawarkan termasuk unik. Pergantian pola yang tak terduga dan eksplorasi sound yang mereka lakukan menjadikan lagu‐lagu mereka kaya. Meskipun demikan, lagu mereka tetap E‐Z Listening. Itu lah keunikan mereka. “Pergantian pola dan harmonisasi dari eksplorasi sound memang unsur utama di sini, tapi bukan berarti lagu kita susah untuk dinyanyikan. Karena kita sendiri juga pengen ngajak penonton buat Sing Along & gila‐gilaan sama kita di panggung”, tutur Edo.

Kegilaan 90% OFF dalam bermusik bisa didengarkan di Mini Album mereka yang berjudul 10% Right. Sebuah Mini Album berisikan 3 buah lagu yang merupakan preview dari Album pertama mereka yang saat ini sedang dalam proses penggarapan. “Sebenernya kita mau kasih nama mini albumnya tu 10% Left (kurang 10 persen). Soalnya ada yang kelupaan pas rekaman dan baru inget pas proses mixing. Tapi trus kita ambil aja lawan kata dari Left (Right).“, kata Buboo.

Single mereka yang berjudul Young Cocaine, kental dengan unsur metal & progressive yang bisa dipastikan bakal membuat semua orang yang mendengarkan untuk ber‐headbang. Perpindahan beat serta tempo yang upbeat secara tiba‐tiba dari Girez ditambah lagi dengan permainan shredder gitar dari Edo, ajakan persuasif dari Avra untuk berdansa & suara growl dari Buboo, mewarnai lagu Young Cocaine. Listen up to this song, they’ll make you headbang & dance cocaine (!).

Dalam proses penciptaan lagu, 90% OFF tidak membatasi diri mereka dalam suatu jenis musik saja. Dengarkan lagu Dreams & Much More Knowledge, maka ambience yang begitu berbeda akan terasa. Dreams, memiliki irama emo yang dipadu dengan permainan gitar akustik dan diiringi dengan sentuhan biola, menjadikan ada sedikit unsur chinese di lagu ini. Sedangkan beat ceria dengan sedikit unsur power pop ada di lagu Much More Knowledge. Meskipun demikian, perpindahan beat yang mendadak dan running bass line juga terlihat sangat dominan di lagu ini.





90% OFF – 10% Right
Young Cocaine
Dreams
Much More Knowledge 


Dance Cocaine & Headbang with 90% OFF!!!!



Available for download here. and its TOTALLY FREE!!!


More info about 90% OFF:
myspace.com/90percentoff
Facebook Page: 90% OFF
reverbnation.com/90percentoff
Twitter: @90percentOFF
ninetypercentoffband@yahoo.com
+62 856 4167 5555 (Edo)

[phat/rhwz]

komikstrip// :: sndjitotok

Edisi komikstrip// kali ini dari sndjitotok (http://sndjitotok.deviantart.com/). sedikit classic, horor namun masih tetap segar untuk dihidangkan. Well selamat menik-mati!


komikstrip//

[pc/rhwz]

Memory and Music

‘..eh dengerin lagu ini jadi inget waktu itu deh..”


Kamu pernah ngalamin hal kayak gitu? That’s it! Kita yakin kamu pernah ngalamin hal yang sama waktu kamu lagi dengerin satu lagu yang ternyata lagu itu ngingetin kamu sama suatu hal. Disadarin apa nggak, kadang kita suka menghubungkan feel dan mood kita sama lagu tertentu, yang kemudian lagu itu jadi soundtrack hidup kamu, seperti remaja labil yang hendak ditaburi bunga-bunga cinta terus seneng banget pas denger lagu memorinya diputerin. Dari sejumlah cara menikmati masa lalu kita, mungkin cara ini adalah cara paling menarik. Kenapa?

Sebenarnya hal ini merupakan mirip sama gejala dejavu (Déjà vu), namun perbedaan kalau dejavu itu, sesuatu yang dirasa pernah kita alamin itu belum pernah terjadi, nah kalau yang mau kita bahas ini sebenarnya hanyalah system dari memori otak yang bernama Recognition Memory

Recognition Memory adalah sebuah jenis memori yang menyebabkan kita menyadari bahwa apa yang kita alami sekarang sebenarnya sudah pernah kita alami sebelumnya.
Otak kita bekerja turun naik antara dua jenis Recognition Memory, yaitu Recollection dan Familiarity. Kita menyebut sebuah ingatan sebagai Recollection (pengumpulan kembali) jika kita bisa menyebutkan dengan tepat seketika itu juga kapan situasi yang kita alami pernah muncul sebelumnya. Contoh, jika kita bertemu dengan seseorang suatu tempat, maka dengan segera kita menyadari bahwa sebelumnya kita juga pernah melihatnya di tempat lain.

Sedangkan ingatan yang disebut Familiarity muncul ketika kita tidak bisa menyebut dengan pasti kapan kita melihat pria tersebut. Deja Vu adalah contoh Familiarity.
Selama terjadi Deja Vu, kita mengenali situasi yang sedang kita hadapi, namun kita tidak tahu dimana dan kapan kita pernah menghadapinya sebelumnya.
Percaya atau tidak, 60 sampai 70 persen manusia di bumi ini paling tidak pernah mengalami deja vu minimal sekali, apakah itu berupa pandangan, suara, rasa atau bau. Jadi, kalo kamu sering mengalami deja vu, jelas kamu gak sendirian di dunia ini. Haha!



Yulius Iskandar



Ngomong-ngomong soal memori dan hubungannya sama musik, Yulius Iskandar, salah satu orang yang berpengaruh dibalik kesuksesan grup musik electropop Bottlesmoker ini punya cerita seru seputar hal ini. Ia Punya cerita menarik di setiap musik yang menjadi kenanganya. Berawal ketika Yulius masih kecil dulu, semenjak Ia kecil dulu, dia sudah diracun ke dalam dunia musik secara perlahan oleh pamannya yang seorang Rockstar diwilayah tempat tinggalnya dulu. Dengan mendengarkan beberapa koleksi kaset milik pamannya, Yulius pun terkontaminasi dengan musik-musik yang masih nge-hits pada era 90an seperti The Beatles, Nirvana, GnR, Rolling Stones, The Doors, Queen, ABBA, Procol Harum, The Police, Scorpion, Ramones, Cranberries dan beberapa musik lainnya.

Sampai pada akhirnya sang paman harus bekerja di luar kota untuk waktu yang cukup lama, sehingga pertemuan Yulius dengan pamannya tidak sesering dulu. Saat-saat Yulius rindu dengan pamannya, Ia langsung memutar lagu-lagu kesukaannya yang juga memiliki kenangan saat bersama pamannya di walkman kesayangannya yang selalu setia menemani langkahnya kemanapun Ia pergi saat itu. Uniknya terekam memori berbeda pada setiap lagu-lagu yang menjadi pilihan Yulius, seperti ketika mendengarkan lagunya ABBA yang berjudul Fernando, Yulius akan selalu mengingat ketika Ia masih kecil dulu, saat sedang bermain dengan adik tercinta, dan saat ayahnya masih tampak langsing & atletis. Semua kenangan masa lalu seperti terulang ke seketika Ia mendengarkan lagu-lagu kenangannya.

Adalah lagu Love Me, Please Love Me dari Michell Polnareff yang dipilih sebagai lagu yang paling berkesan dan gak mungkin dilupain dari sekian banyak lagu-lagu yang ngingetin dia sama momen-momen penting dalam hidupnya. “..itu lagu seringggg banget diputer bokap waktu gw SD” jelas lelaki kelahiran 28 September ini kepada ErhaWebzine beberapa waktu lalu. Saat Ia kecil itu sebenarnya Ia tak tahu pasti siapa yang menyanyikan lagu itu, namun Ia tak kan pernah lupa nada dan melodi yang terlantun dalam lagu itu.

“..sampai suatu hari di thn 2009, saya nonton video dokumenternya JUSTICE..di bagian akhir video ada lagu itu. Anjrittt gw kaget! Langsung memori gw ditarik ke jaman waktu gw SD, langsung gw cari di credit title itu siapa yg nyanyi, ternyata Michell Polnareff…pas gw tny ke bokap kasetnya ternyata udah ga tau kemana……..akhirnya download, dan alhasil itu lagu gw puter2 terus di iTunes, sampe skrg ga pernah bosen...” Cerita alumnus SMAN 24 Bandung ini.

Bagi seorang ‘man behind the gun’ dibalik melesatnya eksistensi dan popularitas sejumlah musisi asal kota kembang seperti Angsa dan Serigala, Bottlesmoker, The Changcutters, Vincent Vega, dan banyak band lainnya ini, mendengarkan musik bisa menjadi sangat inspiratif. Terkadang Ia suka mendengarkan musik dengan berbagai genre untuk mencari feel dan mood yang sesuai dengannya.

Mungkin inilah salah satu dari sekian banyak keajaiban musik itu sendiri serta kemampuan daya pikiran kita yang tak kalah hebatnya, Karena musik dapat menjadi mesin waktu yang sangat hebat, dapat membawa pikiran kita seketika kita mendengarkan lagu-lagu yang mengiringi setiap langkah penting dalam hidup kita. Hanya dengan memutar atau sekedar mendengar lagi lagu yang menjadi kenangan masa lalu kita, sesaat kita diajak kembali ke suasana saat kita 'benar-benar' menikmatinya dulu.

[FS/rhwz]




Yulius IskandarPersonal Detail of Yulius Iskandar

Name: Yulius Iskandar
Gender: Male
Birthday: 28 September

Website:
facebook
myspace
multiply
twitter

#New Content :: komikstrip//

Yak inilah content terbaru yang akan memuat komik-komik potongan dari satu, dua, dan banyak comic artist yang sudi mengkontribusikan karya mereka untuk berbagi lucu-lucuan dengan kita disini. Pada edisi perdana kolom komikstrip// kali ini, kita kedatangan seorang pria macho yang entah darimana datangnya yang memiliki rambut keriting, berkacamata kuda, dan bertulang belakang yang menamakan dirinya Sndjitotok. Pria ini, sebut saja Ia Sndjitotok karena memang begitulah Ia biasa di panggil adalah seorang comic artist kawakan yang telah malang melintang di belantika gambar menggambar sejak tahun sekian, dan dikenal dengan gambar doodle berkarakter khasnya yang sangat identik dengan karakter jiwanya yang membara dan tak kunjung padam. halah apa sih??!

yah sudahlah, daripada harus terus meracau, mari kita tampilnya koleksi komikstrip// ala sndjitotok.

komikstrip//

download high resolution image here

Bagi readers yang merasa sudah pernah membaca / melihat komik yang diatas itu harap dimaklumi, karena komik tersebut merupakan salah satu koleksi terbaik yang ada di perpustakaan doodle milik sndjitotok atas karya-karyanya selama ini. Tapi jangan khawatir, untuk edisi berikutnya aka ada komikstrip// lainnya yang lebih segar dan menawan dari seorang sndjitotok.

Buat readers yang gak sabar liat gimana komikstrip// nya sndjitotok yang lain, kalian bisa membeli kumpulan komikstrip terbaik yang sudah dikemas dan siap dihidangkan hanya dengan harga 2,000 IDR untuk tiap komiknya. eh ini beneran di jual loh


komikstrip//

untuk informasi lebih lanjut, langsung aja hubungi:

Sndjitotok on Deviant Art
Sndjitotok on Facebook
atau di Twitter nya

[fs/sndjtk/rhwz]